
Pembina Yayasan Arema Andi Darussalam Tabusalla menerapkan strategi lain terkait jabatan manajer baru di Arema Indonesia. Kendati sempat muncul tiga kandidat, Andi menunjuk Pelatih Miroslav "Miro" Janu sebagai manajer sekaligus head coach atau pelatih kepala Singo Edan.
Menurut Andi, rangkap jabatan tersebut mungkin masih jarang diterapkan di Indonesia karena jabatan pelatih biasanya terpisah dengan manajer. Tapi, Arema pernah melakukannya saat Miro menangani Singo Edan pada 2007.
Saat itu Miro merangkap jabatan sebagai manajer dan pelatih. Andi yakin Miro bakal menjalankan tugasnya tanpa kesulitan, karena berpengalaman di posisi yang sama. Justru dia kurang sreg jika posisi manajer berdiri sendiri.
“Selain manajemen yang terlalu gemuk, pekerjaan juga tidak fokus. Lebih baik manajer merangkap pelatih, toh Miro sudah berpengalaman. Ini jarang terjadi di Indonesia, tapi Arema pernah melakukannya. Jadi, saya tidak ragu,” kata Andi saat dihubungi kemarin.
Selain pengalaman, pertimbangan posisi pelatih sekaligus manajer juga didasarkan pada kondisi musim sebelumnya. Kala masih dipegang Mujiono Murdjito, kondisi manajemen Arema boleh dibilang tidak kondusif. Ada pertentangan antarposisi, termasuk Pelatih Robert Rene Alberts.
Berkaca dari pengalaman itu, akhirnya orang nomor satu di PT. Liga Indonesia itu menjadikan Miro memegang jabatan rangkap. Miro pun tidak keberatan dengan rangkap jabatan itu. “Di Eropa kan sudah biasa,” ujar Andi. Sebelumnya dikabarkan Arema telah menyiapkan tiga kandidat manajer musim depan.
Mereka adalah Sri Handayani, pengusaha konstruksi di Balikpapan, Kaltim, Harry Ruswanto, Manajer Persitara Jakarta Utara, dan Sunavip Ra Indrata, pemimpin harian lokal di Malang. Ketika dimintai keterangan, Andi menepis Singo Edan sudah menyiapkan kandidat manajer.
“Itu kan hanya kabar yang terdengar. Arema belum melakukan kontak dengan siapa pun, termasuk nama yang Anda sebutkan tadi. Saya sebelumnya sudah berencana menjadikan Miro sebagai manajer sekaligus pelatih,” tandas Andi.
Kemarin Miro sudah memulai aktivitas latihannya di Lapangan Kusuma Agrowisata, Kota Batu, didampingi “asisten abadi” Tonny Ho. Agenda terdekat yang harus dilakukan mempersiapkan tim untuk turnamen pramusim Inter Island Cup yang digelar Jumat (27/8) di Stadion Kanjuruhan.


