Sabtu, 14 Agustus 2010

Arema Siap Bertarung Di ISL Musim Depan


Kendati belum mendapat sponsor untuk mendanai kompetisi musim depan, Arema Indonesia sudah sangat percaya diri. Bahkan tim yang bakal dilatih Miroslav Janu menyatakan sudah siap mengarungi musim kompetisi 2010-2011.

Kesiapan yang dimaksud bukan dari sisi pendanaan, melainkan komposisi tim yang sudah nyaris komplit. Kini Arema telah memiliki 23 pemain, yang terdiri dari 18 pemain lama plus 5 pemain muda dari Akademi Arema. Dengan amunisi itu Singo Edan menjadi tim paling siap dibanding tim-tim lain di Jawa Timur.

“Ini membuktikan Arema sudah cukup mapan. Boleh dibilang kita sudah siap mengikuti kompetisi jika berbicara kelengkapan pemain. Secara kualitas pun mereka (pemain) sudah teruji musim lalu,” tukas media officer Arema Indonesia Sudarmaji. Arema, lanjutnya, tinggal menambah beberapa pemain sesuai selera pelatih anyar.

Pemain lama yang sudah dikontrak pun telah melalui persetujuan Miroslav Janu yang rencananya tiba di Malang pekan ini. Setelah kedatangan Miro, Singo Edan bakal melakoni persiapan pra musim. Salah satunya adalah even Liga Jatim yang bakal bergulir 21 Agustus nanti.

Sebelumnya Arema sempat melansir pernyataan tak akan mengikuti event tahunan tersebut. Tapi kemarin manajemen Arema menimbang lagi kemungkinan mengikuti turnamen pra musim tersebut. “Nanti terserah Miro (Miroslav Janu), apakah ingin ikut atau tidak,” tambah Darmaji.

Jika Miro menginginkan pasukannya bertanding, maka secara otomatis Arema bakal mengikuti turnamen tersebut. Persoalannya, Miro yang dijadwalkan kemarin tiba di Malang ternyata juga belum nongol karena terlebih dahulu mampir di Makassar.

Dengan tertundanya kedatangan Miro, maka agenda persiapan Arema bisa sedikit molor. Tapi ini tak menyulut kekhawatiran manajemen. Bagaimana pun Miro sudah pernah melatih Arema dan dianggap paham bagaimana menyiapkan tim.

Sementara itu, hingga kini Arema belum mencapai kesepakatan dengan striker Roman Chmelo. Ia satu-satunya pemain asing lama yang belum memperpanjang kontraknya. Sebelumnya empat pemain lain memilih bertahan, yakni Noh Alam Syah, Mohammad Ridhuan, Pierre Njanka dan Asteban Guillen.

Informasi menyebutkan Roman meminta kenaikan kontrak yang signifikan dan di luar kemampuan Arema. Kendati pemain lain juga mengalami kenaikan nilai kontrak, tapi Roman meminta kenaikan sekitar Rp500 juta.