![]() |
| Photo By: http://kiply-aremania.blogspot.com/ |
Menurut keterangan Ketua Panpel Arema, Abriadi Muhara, laga derbi itu akan diundur hingga 1 Februari 2011 nanti. Itu artinya, pertandingan tersebut digelar di akhir putaran pertama nanti. ‘’Terkait dengan recovery pemain yang ikut Timnas, PT Liga Indonesia mengeluarkan surat, pertandingan tanggal 4 Januari diundur menjadi tanggal 1 Februari,’’ ungkap Abriadi kepada Malang Post, kemarin sore.
Kebetulan di tim Arema, ada lima pemainnya yang bergabung dengan Timnas Indonesia di ajang Piala AFF yang berakhir, Rabu (29/12) malam ini. Mereka adalah Kurnia Meiga, Ahmad Bustomi, Zulkifli Syukur, Yongki Aribiwobo dan Benny Wahyudi. Sedangkan di tim Persema, tercatat ada satu pemainnya yang memperkuat Timnas merah-putih, Irfan Bachdim.
Sementara itu, wacana tim Persema untuk mundur dari ISL dan beralih ke Liga Primer Indonesia terus bergulir. Kondisi ini membuat panpel Arema diambang kerugian jika harus gagal menggelar laga derby Malang tersebut.
Pasalnya salah satu jackpot sebagai pemasukan yang besar untuk manajemen Arema adalah dari pertandingan Singo Edan menghadapi Persema itu. Sehingga rugi besar bagi Arema jika derby Malang itu tak jadi digelar di Stadion Kanjuruhan.
Untuk itu, manajemen Arema berharap tim berjuluk Laskar Ken Arok ini tak sampai mundur dari ISL. Manajemen pun meminta tim asuhan Miroslav Janu tetap mempersiapkan diri untuk menghadapi pertandingan penuh gengsi tersebut.
‘’Kami berharap mereka (Persema) tidak mundur, dan kami optimis partai derby nanti tetap bisa digelar. Kalau dibilang rugi, pasti sangat rugi, kalau pertandingan ini batal digelar,’’ ungkap manajer media officer Arema, Sudarmaji, kemarin sore.
‘’Siapapun musuhnya, bila batal digelar, jelas sangat merugikan, apalagi untuk partai derby ini, panpel Arema telah mempersiapkannya jauh-jauh hari, termasuk soal izin pertandingannya,’’ sambung mantan wartawan ini kepada Malang Post.
Manajemen Arema mengakui, laga Arema vs Persema memiliki daya tarik yang cukup tinggi, dengan harapan bisa memberi pemasukan yang besar. Sehingga sangat disayangkan jika pertandingan yang telah ditunggu-tunggu itu batal digelar.
‘’Selain ini menjadi daya tarik Aremania dan pecinta bola Malang Raya, Arema sangat realistis bahwa dari partai itu kita berharap mampu memberikan kontribusi besar pada pemasukan, tapi Arema tidak akan lengah,’’ terang Darmaji.
Menurutnya, ada kemungkinan juga, wacana Persema mundur dari ISL adalah bagian dari strategi tim asuhan Timo Scheunemann untuk bisa memenangkan laga derby. Yaitu dengan merusak konsentrasi tim dan manajemen Arema.
‘’Kita khawatir ini menjadi strategi lawan agar Arema lengah. Sampai saat ini panpel dan tim tetap fokus mempersiapkan laga derby tersebut. Jadi kita masih optimis laga bisa digelar sesuai jadwal,’’ yakin Darmaji.
Sementara Persema, menurut informasi hampir pasti bergabung dengan LPI, dan tinggal memastikan kontrak baru untuk pemain dan pelatih yang ikut LPI. Sehingga mau tidak mau, panpel Arema juga harus menghadapi kemungkinan terburuk itu.
‘’Kalau tidak jadi digelar, kita sangat kecewa. Kita berharap semua pihak bijaksana melihat pentingnya laga ini untuk Arema, karena itu kita berharap laga tetap tergelar agar partai klasik untuk menunjukkan Malang sebagai barometer sepakbola Indonesia benar-benar terwujud,’’
Pungkas Darmaji.
Sumber : http://www.malang-post.com/



