
Arema dipastikan tampil tanpa tiga penyerang andalannya saat dijamu Sriwijaya FC di stadion Jakabaring, Palembang, Rabu (26/1) besok. Ridhuan menjalani hukuman kartu merah, Chmelo Roman dan Dendi Santoso juga absen karena akumulasi kartu kuning.
Kondisi ini memaksa Arema harus ganti formasi pemainnya. Paling tidak untuk barisan depan, pelatih Arema, Miroslav Janu dituntut memutar otak demi raihan poin di Palembang. Sekalipun pilihan pemain tak banyak dimiliki Arema. Beberapa pemain juga harus gabung Timnas U-23. ‘’Tidak apa-apa. Kita akan tetap main 11 pemain lawan 11 pemain Sriwijaya FC. Siapapun yang main harus siap dan saya pikir Musafri juga siap untuk main. Nanti kita pasti lakukan rotasi. Kita beri bukti, karena kondisi seperti ini nanti bisa terjadi lagi,’’ ungkap Miro.
Kemungkinan Musafri akan tampil menggantikan posisi Ridhuan di striker sayap kanan. Sedangkan untuk posisi Roman, peluang dimiliki Sunarto untuk second striker atau gelandang serang. Lalu untuk posisi Dendi di striker sayap kiri tampaknya dipercayakan pada Amirudin.
Tampaknya hanya ini pilihan pergantian formasi Arema, menyusul Yongki Ariwibowo tengah dalam proses penyembuhan cedera bersama Timnas. Begitu si goyang gerhaji, Fakhrudin tengah dibekap cedera dan sengaja tak dibawa ikut dalam dua laga away Arema ke Bandung dan Palembang.
‘’Ya, problem kita adalah di lini depan. Banyak pemain yang absen. Kalau lini belakang saya rasa tidak ada masalah, meski Alfarisi gabung Timnas, pemain yang lain siap,’’ ungkap asisten pelatih Arema, Tony Ho mengaku timnya kini hanya ada 17 pemain untuk menghadapi Sriwijaya FC nanti.
Sementara Chmelo Roman berusaha menenangkan timnya agar tidak terpengaruh dengan absen dirinya. Menurut gelandang Arema asal Slovakia ini, kehilangan dirinya bukan masalah yang besar bagi Arema. ‘’Biasa, satu pemain tidak apa apa. Sriwijaya FC juga banyak pemainnya yang absent. Ini pertandingan yang menarik,’’ katanya.
Namun justru Esteban Gullien, gelandang Arema asal Uruguay ini yang merasa paling kehilangan dengan absennya seorang Roman. Maklum, selama ini Roman menjadi mesin gol Arema. Bahkan menurut Esteban, absennya Roman membuat kekuatan Arema berkurang sepertiganya.
‘’Kalau Roman tidak main, Arema berbahaya, karena Roman sebagai goalgetter adalah satu per tiga kekuatan Arema. Susah cari pengganti Roman. Tapi Arema masih ada Musafri dan Amirudin yang kondisinya kini sedang on fire,’’ sebut Esteban berharap pemain pengganti ini siap lawan Sriwijaya Fc.
Sedangkan Musafri saat dikonfirmasi menyatakan kesiapannya untuk tampil menggantikan posisi Ridhuan. ‘’Saya selalu siap untuk menggantikan posisi Ridhuan,’’ katanya. ‘’Saya siap dan pokoknya saya selalu siap,’’ imbuh Sunarto untuk peluangnya menggantikan Roman.
Sumber Klik Di Sini


