
Tuan rumah Persija Jakarta dipastikan tak bisa menurunkan kekuatan terbaiknya saat menjamu Arema di stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (9/1) lusa. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu harus kehilangan Oliver Makor.
Gelandang Persija asal Liberia ini dipastikan absen lawan Arena karena hukuman akumulasi kartu kuning. Kepastian tidak tampilnya Makor ini disampaikan langsung pelatih Persija, Rahman Dharmawan, kemarin sore.
Menurut pelatih akrab yang disapa RD ini, persiapan timnya tidak ada masalah jelang lawang Arema. Sekalipun tak bisa menurunkan Makor, menurutnya persiapan tim tim kebanggaan The Jakmania ini berjalan seperti biasanya.
‘’Ya, persiapan kita untuk menghadapi Arema jalan seperti biasanya. Pemain semua sudah kumpul, hanya Oliver Makor yang tidak bisa main karena akumulasi kartu kuning,’’ ungkap RD kepada Malang Post, kemarin sore.
Menurut data yang diperoleh Malang Post, kartu kuning pertama untuk Makor diterimanya saat Persija menghadapi Persela, 16 Oktober 2010 dan kartu kuning kedua saat Macan Kemayoran lawan Sriwijaya FC, 3 November 2010 lalu.
Untuk pemain pengganti Makor, RD tampaknya sudah mempersiapkannya. Sedangkan untuk beberapa pemain Persija yang baru saja gabung Timnas Indonesia di Piala AFF 2010 sudah siap untuk menghadapi Arema.
Sementara itu, untuk skuad tim Arema dipastikan bisa tampil full team menghadapi Persija nanti. Minus Yongki Ariwibowo yang dibekap cedera lutut, semua pemain Arema, termasuk lima pemain asingnya sudah siap tempur menghadapi Persija.
Bahkan pada sesi latihan terakhir di Malang, Miro menyiapkan skema 4-3-3 dengan menurunkan semua pemain asingnya. Pierre Njanka di belakang, Esteban Gullien di tengah dan trisula asing di lini depan, Chmelo Roman, Noh Alamhah dan Ridhuan.
Miro sendiri optimis Arema bisa mencuri poin di kandang Persija. Apalagi dalam persaingan yang sangat ketat di klasemen sementara Super Liga, mendapatkan poin tandang, akan sangat berarti.
Meski demikian, pelatih asal Ceko ini tidak memandang ringan lawannya. Persija, kata Miro, memiliki segudang pemain dengan skill di atas rata-rata. Kehilangan seorang Makor, tidak membuat kekuatan Macan Kemayoran limbung.
’’Tidak tetap tampil seperti di kandang. Tidak ada masalah dengan itu (kehilangan Makor, Red.). Masih banyak pemain lain yang bagus-bagus. Jadi kita harus tampil all out dan fight,’’ katanya.


