Senin, 17 Januari 2011

Jelang Jamu Beruang Madu


Menurut jadwal, Arema harusnya menjamu PSM Makassar di stadion Kanjuruhan, Minggu (16/1) kemarin. Namun laga tersebut batal digelar menyusul PSM memutuskan mundur dari kompetisi Indonesia Super League 2010/2011.
Berikutnya Singo Edan Arema akan ditantang Persiba Balikpapan, di Kanjuruhan, Rabu (12/1) lusa.
Tim asuhan Junaedi ini pun menjadi tamu pertama Arema usai jedah kompetisi selama dua bulan kemarin.
Bagi Arema yang melakoni laga home terakhirnya 3 November 2010 lalu saat mengalahkan Pelita Jaya 1-0, kehadiran Persiba akan terasa istimewa. Pasalnya Persiba datang dengan misi jaga rekor kemenangan di Kanjuruhan.
Tim berjuluk Berung Madu ini tercatat sebagai satu-satunya tim yang musim lalu berhasil mengalahkan Arema 1-2 di Kanjuruhan. Bahkan, Persiba kembali mengalahkan Arema 1-0 saat ganti bertandang di stadion Persiba, Balikpapan.
‘’Kita harap rekor kemenangan Persiba musim lalu jadi motivasi dan semangat pemain untuk menghadapi Arema, Rabu besok,’’ ungkap Junaedi sebagai pelatih yang musim ini menggantikan posisi Daniel Rukito sebagai Direktur Teknik.
Sedangkan pelatih Arema, Miroslav Janu tak peduli dengan rekor tim tamu yang musim lalu sukses curi tiga poin itu. Menurut pelatih asal Republik Ceko ini, timnya dikonsentrasikan untuk memenangkan pertandingan lawan Persiba.
‘’Saya tahu musim lalu dan saya tidak mau bicara untuk hasil dulu. Sekarang kompetisi baru. Kita mau menang dan kita coba maksimum untuk dapat tiga poin,’’ sebut Miro usai memimpin latihan di lapangan Abdurrahman Saleh, kemarin sore.
Persiapan pun menurut mantan pelatih Slavia Praha ini tidak ada yang istimewa jelang lawan Persiba. ‘’Untuk persiapan lawan Persiba, kita lakukan persiapan seperti biasanya, sama seperti persiapan pertandingan yang lain,’’ katanya.
Terlepas itu, pada sesi latihan kemarin sore, Miro masih terus membenahi kekurangan timnya di semua lini. Khususnya membenahi finishing touch lini depan Arema yang di beberapa pertandingan sebelumnya mengalami kebuntuan.
Sementara itu, pemain Arema juga tak mau ambil pusing dengan rekor kemenangan Persiba musim lalu. Seperti Muhamad Ridhuan mengaku tidak ada motivasi khusus untuk menghadapi Mijo Dadic dkk.
‘’Yang penting Arema bisa ambil poin penuh, karena kita sudah banyak kehilangan poin. Selain poinnya dikurangi, dari hasil kemarin kita kalah lawan Persija dan imbang lawan PSPS,’’ ungkap Ridhuan.
‘’Pada laga home perdana setelah jedah kompetisi ini, kita harus menang lawan Persiba. Saya tidak ada dendam dengan Persiba, yang pasti kita mau menang di kandang, karena menang di kandang itu wajib,’’ sambung gelandang Arema asal Singapura ini.
Tim kebanggaan Aremania ini butuh tambahan tiga poin poin untuk mengamankan posisinya di papan atas klasemen sementara ISL 2010/2011.  Arema kini bercokol di peringkat 4 dengan 15 poin, melorot dua strip dari posisi sebelumnya.
Sedang Persiba sendiri, juga terus mematangkan komposisi di lini tengah. Ini dilakukan untuk mencari perpaduan terbaik mengingat lini tengah Arema memiliki kualitas yang mumpuni. ‘’Mereka menempatkan tiga pemain di belakang striker. Ini yang harus diantisipasi,’’ ujar Bang Jun, sapaan karib Junaedi.
‘’Pilihannya memang masih bisa dengan 4-4-2. Tapi saya mungkin akan mencoba 3-5-2 karena melihat banyaknya pemain tengah Arema yang bisa sewaktu-waktu masuk ke pertahanan,’’ tutur Bang Jun.
Sementara itu saat disinggung tidak bisa turunnya dua striker utama Aldo Barreto dan Khairul Amri, Bang Jun mengaku tidak terlalu mempermasalahkannya. Aldo absen karena akumulasi kartu, sementara Amri masih dibekap cedera. Kini, mantan pelatih Persijap itu berharap besar pada Sultan Samma dan Eki Nurhakim, yang pada uji coba kemarin juga mampu membukukan gol.
‘’Sultan dan Eki bisa jadi pilihan utama. Memang dengan absennya Aldo dan Amri, stok pemain depan sangat tipis. Paling hanya ada Eka Santika. Jadi untuk menutupi ini, lini tengah yang harus diperkuat,’’ ujarnya.
Besar kemungkinan lima pemain di lini akan diisi Dwi Joko di sayap kanan, Robertino Pugliara di belakang dua striker, Kim Yong-hee dan Donny F Siregar sebagai gelandang bertahan, serta Erik Setiawan di sayap kiri. Selain itu, nama Edy Gunawan juga bisa dikedepankan untuk mengisi sayap kiri. Sayangnya, Edy dinilai Bang Jun lebih memiliki karakter menyerang dan kurang maksimal saat diperlukan untuk membantu pertahanan.
‘’Transformasi antara menyerang dan bertahan yang masih harus ditajamkan. Kalau komposisi di lini tengah, saya masih punya waktu untuk bongkar pasang sebelum pertandingan,’’ ucapnya.
Selain lini tengah, Bang Jun mengaku tidak ada permasalahan yang terlalu berarti. Pulihnya Mijo Dadic, membuat Junaidi makin enjoy menatap pertandingan. ‘’Mijo sudah pulih. Ini bagus karena di lini belakang akan ada jenderal yang bisa memberikan komando,’’ ujarnya.