Senin, 10 Januari 2011

Zulkifli Absen Karena Keracunan


Sehari sebelum pertandingan, pelatih Arema, Miroslav Janu sudah merancang formasi timnya dengan menempatkan Zulkifli Syukur sebagai bek sayap kanan saat menghadapi Persija di stadion Gelora Bung Karno, kemarin sore. Namun pada hari pertandingan kemarin,  Zulkifli justru absen, dan bahkan tak ikut rombongan tim Arema ke stadion. Pemain Arema asal Makassar ini sengaja ditinggal di hotel untuk istirahat menyusul kondisinya yang sakit.

Menurut keterangan dokter tim Arema, Albert Rudianto, Zulkifli mengalami gangguan perut dan diare sejak Sabtu (8/1) malam. “Diarenya sudah berhenti, tapi kondisinya masih lemes, jadi dia diputuskan tidak main,” katanya.
Zulkifli pun batal untuk menghadapi Nasuha, bek kiri Persija yang juga sama-sama memperkuat Timnas. Posisi Zulkifli ditempat Waluyo yang menjalankan tugasnya cukup bagus, meski Arema akhirnya harus kalah 2-1.
Sementara Zulkifli yang ditemui usai pertandingan mengaku dirinya tak hanya diare namun juga muntah-muntah. Tepatnya Sabtu malam usai makan malam, Zulkifli mengaku ada masalah dengan kondisi perutnya.
“Kebetulan habis makan saya terus nonton bersama teman-teman, setelah kembali ke kamar, saya merasakan perut mulas dan muntah-muntah. Saya juga terus buang air besar sampai lima kali semalam, dan sampai pagi tadi juga muntah-muntah,” terang Zulkifli.
“Saya sampai tidak bisa tidur. Saya sepertinya keracunan makanan, karena saat makan malam, saya makan di depan hotel. Biasanya saya waktu pemusatan latihan Timnas disini, sering makan didepan itu, dan tidak ada masalah,” sambungnya.
Zulkifli tak menjelaskan menu yang dimakannnya, yang pasti menurut pilar Timnas Indonesia ini, dirinya makan malam bersama Dendi Santoso, rekan satu kamarnya. Namun yang mengalami muntah-muntah dan diare hanya Zulkifli.
“Saat makan saya berdua sama Dendi, tapi yang mengalami muntah-muntah hanya saya. Ya, sudah saya terpaksa tidak bisa main,” pungkas Zulkifli yang tadi malam kondisinya sudah membaik.