
Begitu Pierre Njanka meninggalkan tim Arema, tepatnya jelang pertandingan lawan PSPS Pekanbaru, Rabu (19/1) kemarin, ban kapten tim Singo Edan diserahkan kepada Noh ‘Along’ Alam Shah.
Itu sudah berdasarkan kesepakatan bersama pemain Arema, sejak musim lalu. Begitu Njanka berhalangan tampil, maka Along menggantikan sebagai kapten tim. Disusul Zulkifli di posisi ketiga sebagai kapten.
Seperti saat Along ditarik keluar menit 82, maka secara otomatis, ban kapten diserahkan kepada Zulkifli. Lalu untuk pertandingan home Arema menghadapi Persiba, siapakah kapten tim Arema?
“Soal kapten, saya perlu klarifikasi, bahwa mulai musim lalu sudah dibentuk, bahwa kapten tim Arema itu mulai Njanka, Along, saya dan Hermanawan. Lalu setelah tidak ada Njanka, jatuh ke Along,” ungkap Zulkifli, saat jumpa pers, kemarin siang.
Persoalan yang selama ini muncul, Along sering tampil dengan emosional justru saat sebagai kapten tim. Meski Zulkifli memiliki alasan tersendiri dengan temperamen Along yang mudah meledak-ledak di lapangan.
“Soal Along yang emosional, itu sudah menjadi karakternya. Kalau merubah karakter, mungkin bisa mempengaruhi performanya. Saya pikir tidak ada masalah, dan soal emosi, kembali ke pemain masing-masing untuk mengontrol diri dalam setiap pertandingan,” yakin Zulkifli.
Meski tampaknya masih akan menyerahkan ban kapten tim Arema kepada Along, kenyataannya striker Arema asal Singapura itu sudah dua hari terakhir ini absent latihan karena sakit diare, sehingga kemungkinan Along harus absent lawan Persiba.
“Ya, Along masih sakit, tapi kondisinya sudah membaik dibanding kemarin, tapi dia masih lemes. Untuk pertandingan hari Rabu, kita lihat kondisinya besok, mestinya besok sudah harus latihan,” sebut dokter tim Arema, Albert Rudianto.
Jika Along ternyata masih belum bisa latihan di Stadion Kanjuruhan, sore ini, maka tipis peluangnya untuk tampil lawan Persiba. Untuk itu secara otomatis ban kapten tim Arema bakal diserahkan pada Zulkifli.


