Minggu, 06 Februari 2011

Juara vs Jawara



Tidak seperti beberapa laga home sebelumnya, Arema yang juara Liga Super 2009-2010 akan menghadapi tamu istimewa. Yakni sang jawara paroh musim Super Liga 2010-2011, Persipura Jayapura, dalam pertandingan lanjutan kompetisi Indonesia Super League 2010/2011 di Stadion Kanjuruhan, kick off 19.00 WIB, live ANTV.
Istimewa lantaran Persipura datang dengan rekor belum pernah merasakan kekalahan. Setidaknya dari 12 pertandingan yang telah dilakoninya, 9 laga home dan 3 laga away, Persipura belum sekalipun kalah. Untuk itu ada motivasi tersendiri bagi Singo Edan Arema menerkam tim berjuluk Mutiara Hitam itu di kandang Singa. Meski pelatih Arema, Miroslav Janu mengaku tidak mau terpengaruh dengan rekor tim Persipura yang belum pernah kalah itu.
‘’Tidak apa-apa, mereka tidak pernah kalah, mau apa lagi,’’ kata Miro usai memimpin latihan di stadion Gajayana, kemarin sore. Menurut pelatih asal Republik Ceko ini, timnya selalu menargetkan menang, tanpa terpengaruh rekor lawan.
‘’Kita selalu ada motivasi untuk menang. Kita terus ingin menang, siapapun lawannya, main di kandang atau di luar kandang, setiap pertandingan mau menang,’’ yakin Miro tak mau ambil pusing dengan tren positif tim tamu.
Namun mantan pelatih Slavia Praha ini juga tak menutup mata perihal kualitas Persipura yang memimpin perolehan poin karena diuntungkan jadwal kompetisi. Tim asuhan Jacksen F. Tiago ini pada putaran pertama lebih banyak jadwal laga kandangnya.
‘’Kita lihat kualitas lawan, Persipura ini tim yang berbeda, mereka bisa selalu berkumpul, karena kemarin tidak ada pemain yang dipanggil Timnas, tidak ada problem seperti Arema,’’ sebut Miro memaklumi prestasi Persipura.
‘’Persipura dapat 32 poin dari sembilan laga home, dan tiga laga away. Pemain Persipura selalu bekerja bagus kalau bermain di sana (di kandangnya), apalagi mereka setiap tahun komposisinya sama, mereka selalu berkumpul jadi satu,’’ sambungnya.
Beberapa pemain yang disebutkan Miro layak untuk diwaspadai adalah Boaz Salossa dan Zah Rahan. Khususnya menyangkut produktifitas seorang Boaz yang sudah mengemas 18 gol dan jadi top skore sementara, patut diwaspadai.
Tapi sekali lagi, Miro tak begitu risau dengan kualitas tim tamu. ‘’Persipura tim yang berkualitas, tapi kita Arema juga sama, kita tim yang berkualitas. Kita juga sama, memiliki pemain yang bagus,’’ yakin pelatih yang juga mantan pemain Timnas Ceko ini.
Sedikit hal yang sempat dikeluhkan Miro adalah menyangku problem lini depan timnya. Menyusul dengan dipanggilnya Dendi Santoso dan Yongki Ariwibowo ke Timnas U-23, sementara Noh Alamshah tengah bermasalah dengan engkelnya.
Striker Arema asal Singapura itu sempat mendapat perawatan dari tim medis Arema saat sesi latihan kemarin sore. Meski masih ada kemungkinan, striker yang akrab disapa Along itu bakal ‘dipaksa’ tampil malam ini.
Selain urusan teknis, kubu Arema tampaknya juga harus mewaspadai urusan non teknis. Khususnya menyangkut rekor pertemuan Arema dengan Persipura, tim dari ujung Timur Indonesia ini memiliki catatan positif atas Arema.
Paling tidak dari delapan pertemuan sejak tahun 2005 lalu, Persipura pernah dua kali mengalahkan Arema saat berlaga di depan Aremania. Kekalahan terbesar Arema di kandang terjadi 28 Februari 2009 lalu, Persipura menang 0-5 di Kanjuruhan.
Satu kekalahan kandang lainnya adalah 0-1 saat Arema ditangani Miro di kompetisi Divisi Utama tahun 2007 lalu. Namun Miro pastinya tak akan peduli dengan rekor tersebut, dan yang terpenting malam ini raih tiga poin.