Sabtu, 30 April 2011

Jadwal Gila



Usai melakoni dua laga away di kandang Pelita Jaya dan Semen Padang, tim Arema kini bersiap untuk dua laga terakhir Liga Champions Asia atau AFC Champions League 2011. Masing-masing menghadapi Cerezo Osaka (3/5) dan Jeonbuk Hyundai Motors (10/5).


Laga terdekat, Singo Edan akan menjamu Cerezo Osaka di stadion Kanjuruhan, Selasa (3/5) mendatang. Ini adalah laga kandang terakhir Arema di babak penyisihan grup G, karena setelah itu Ahmad Bustomi dkk away ke Korea untuk menghadapi Jeonbuk.

‘’Ya, sekarang kita pulang dari Padang, dan Selasa main lagi lawan Cerezo Osaka. Mau apa lagi? Kita harus ikut jadwal yang berat ini,’’ ungkap pelatih Arema, Miroslav Janu  yang tim asuhannya baru saja menelan tiga kali kekalahan secara beruntun.
Kekalahan pertama 0-5 dari tim asal China, Shandong Luneng, berikutnya kalah 0-1 dan 0-2 dari Pelita Jaya serta Semen Padang. Hasil ini tentu bukan modal yang bagus bagi Arema jelang laga berikutnya menghadapi tim asal Jepang, Cerezo Osaka.

Tidak banyak waktu untuk Miro dan pasukannya persiapan diri lawan Cerezo. Itu setelah sehari kemarin, waktu dihabiskan untuk perjalanan dari Padang ke Malang. Tim Arema dijadwalkan kembali berlatih di Family Club Araya, pagi ini.

Seperti biasanya, latihan pagi ini diutamakan untuk recovery pemain yang tampil lawan Semen Padang, Kamis (28/4) kemarin. Pemain yang tampil penuh akan menjalani terapi air hangat dan air dingin atau yang biasa disebut jacuzy.

‘’Ya, besok pagi (pagi ini, Red.) kita latihan di Araya, seperti biasanya,’’ ungkap Miro yang dihadapkan pada kondisi timnya mengalami kejenuhan dengan jadwal pertandingan yang terus menerus di kompetisi Indonesia Super League maupun di LCA.

Pelatih asal Republik Ceko ini pun iri dengan jadwal tim Persipura yang tengah melakoni AFC Cup, kompetisi yang levelnya dibawah LCA. Persipura, menurut Miro, diuntungkan dengan jadwalnya yang cukup longgar, antar AFC Cup dengan ISL.

‘’Setelah main tanggal 26 April kemarin, Persipura akan main lagi tanggl 31 Mei lawan Persela, jadwal mereka sangat bagus. Pengurus Persipura pintar, mereka bisa tunda jadwal saat jedah kompetisi ini,’’ sebut Miro kemarin pagi.
Sedangkan jadwal untuk Arema, dalam bulan April ini, total ada tujuh pertandingan. Ditambah dua laga terakhir LCA, 3 dan 10 Mei mendatang, tim kebangaan Aremania ini harus menjalani sembilan pertandingan secara beruntun.

Meski demikian, Miro dan pasukannya tak bisa berbuat apa-apa. Arema harus tetap menyelesaikan dua kompetisi ini secara bersamaan. Termasuk konsentrasi menghadapi Cereko Osaka yang di pertemuan sebelumnya menang 2-1 di Jepang.

Selain menghadapi tekanan jadwal yang cukup berat ini, Miro kini mengaku mulai merasakan pressing dari suporter Arema. Khususnya menyangkut hasil buruk Arema di tiga pertandingan away terakhir ini.

‘’Ya, saya tahu, Aremania mulai pressing. Tapi Aremania harus tahu bagaiman kondisi Arema saat ini,’’ terang Miro yang masih berharap Aremania untuk tetap datang memberi dukungan pada tim Arema saat berlaga di stadion Kanjuruhan.

Sekalipun Arema sudah tak lagi punya harapan di ajang LCA, dan hanya berpeluang untuk posisi runner up ISL. Aremania diharapkan bisa memberi dukungan penuh kepada tim Arema yang kondisinya kini seperti kurang motivasi.