
Gilas Persiwa 4-0, Arema Happy Ending
Istimewa! Arema menutup paruh musim ini dengan torehan fantastis. Singo Edan berhasil memperpanjang rekor kandangnya musim ini usai menggebuk tamunya di Stadion Kanjuruhan sore kemarin.
Adalah Persiwa yang sore itu menjadi mangsa ketujuh di kandang singa. Purwaka Yudi dkk membantai tim asal Lembah Baliem itu dengan skor telak 4-0 (2-0).
Kemenangan besar yang diraih skuad besutan Miroslav Janu mengantar tim berlogo kepala singa mengukuhkan diri sebagai runner up putaran pertama ISL 2010-2011. Arema unggul produktivitas gol atas Semen Padang meski sama-sama mengemas 26 poin.
Dalam tiga laga terakhir yang dilakoni Singo Edan, tampaknya menjadi arena pembuktian para penyererang pelapis. Bila Sunarto tampil sebagai ‘Joker’ penyelamat di dua laga sebelumnya, kemarin giliran Ahmad Amiruddin yang menjelma sebagai kartu truf. Pemain berdarah Bone itu menyumbangkan dua gol kemenangan timnya meski berstatus sebagai pemain pengganti.
‘’Amiruddin memang cetak dua gol. Dia juga mampu menunjukkan kemampuannya. Tapi kalau harus memilih man of the match, tetap AK (Ahmad Kurniawan),’’ ujar Miroslav Janu, usai pertandingan.
Tanpa hadirnya Esteban Gullien yang menjalani hukuman akumulasi kartu kuning, lini tengah Arema tetap tampil kreatif. Hendra Ridwan yang menggantikan peran gelandang asal Uruguay itu juga tampil tak mengecewakan dalam debutnya berkostum logo kepala singa. Praktis sepanjang 2 x 45 menit, permainan kubu tamu sama sekali tak berkembang.
Tuan rumah langsung tampil menggebrak sejak peluit kick off dibunyikan wasit Ahmad Suparman. Baru tujuh menit babak pertama bergulir, Arema nyaris menggetarkan jala Persiwa andai tandukan Noh ‘Along’ Alam Shah yang menerima umpan silang Chmelo Roman tidak melebar.
Dua menit berselang, giliran Roman yang memiliki peluang. Sayang, sundulannya masih melambung di atas mistar gawang yang dikawal Galih Firmansyah.
Serangan demi serangan terus dilancarkan anak-anak Singo Edan untuk membombardir pertahanan Persiwa yang dikomando Sasa Zecevic.
Meski terus digempur, lini belakang tim asal Lembah Baliem itu masih cukup kokoh. Sejumlah skema serangan yang dibangun Musafri maupun Ridhuan dari sektor sayap mampu dimentahkan.
Rapatnya benteng tim berjuluk Badai Pegunungan Tengah bukan berarti tak bisa diakali. Melalui skema tendangan bebas, akhirnya Arema mampu menjebol gawang tim besutan Suharno itu. Adalah eksekusi Ahmad Bustomi yang sukses merobek jala Persiwa di menit ke-23.
Tembakan pilar timnas itu berhasil mengecoh Galih Firmansyah, setelah sebelumnya bola berbelok arah karena membentur kepala bek Persiwa, Supriyadi. Perubahan arah lesatan bola memperdaya penjaga gawang yang kesulitan mengantisipasi. Gol pertama di pertandingan tersebut sekaligus menjadi gol perdana Bustomi bagi Arema musim ini.
Tak butuh waktu lama bagi Arema untuk menambah keunggulan. Bermaksud memenangkan duel udara untuk menghentikan bola sepakan bebas Roman di sisi kanan pertahanan timnya, Galih memutuskan melompat keluar dari sarangnya. Namun kiper Persiwa itu justru kehilangan bola dari dekapannya.
Bola yang melesat cepat lantas memantul tanah dan langsung disambar Ridhuan dengan sundulan. Bola pun meluncur mulus menembus jala gawang yang ditinggalkan penghuninya. Gol di menit ke-34 tersebut membawa Singo Edan unggul 2-0. Sekaligus memantapkan winger asal Singapura itu sebagai top skor tim dengan tujuh gol.
Persiwa sempat mengancam di masa injury time melalui aksi Boakay Edy Foday. Beruntung penjaga gawang Achmad Kurniawan tampil brilian menggagalkan peluang kapten Persiwa itu. Kiper yang akrab disebut AK itu cukup sigap membendung tandukan legiun asing asal Liberia yang berdiri bebas di hadapannya. Penyelamatan tersebut menutup babak pertama dengan skor 2-0 bagi keunggulan tuan rumah.
Tak ada yang berubah dari permainan Singo Edan usai jeda turun minum. Miroslav Janu tetap menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil offensive. Pertahanan Persiwa terus dikurung oleh Zulkifly dkk. Tak pelak, gawang Persiwa diberondong gol oleh para bomber Arema.
Diawali aksi Along pada menit ke-61. Menerima umpan terobosan dari Ridhuan, pemilik nomor 12 Arema itu langsung membawa bola memasuki petak penalti lawan. Dengan sedikit gocekan, kapten Singo Edan itu sukses memperdaya Galih Firmansyah. Sayang, wasit menganulir gol tersebut karena hakim garis lebih dulu menngangkat bendera tanda offside.
Padahal dalam tayangan ulang televisi, sangat jelas sekali tidak ada offside. Along justru coming from behind dan masih ada pemain Persiwa yang berada di depan Along, ketika Ridhuan memberikan bola matang.
Gol ketiga baru lahir pada menit ke-75. Kali ini berkat kecerdikan Ahmad Amiruddin. Penyerang asal Makassar itu baru masuk lapangan setelah menggantikan Musafri, lima menit sebelumnya. Lewat aksi solo run, penggawa bernomor punggung 99 itu sukses menembus barikade pertahanan Persiwa. Tanpa kesusahan, mantan kapten PSM itu melepaskan tendangan mendatar yang tak bisa diantispasi kiper.
Unggul 3-0 tak mengendurkan semangat Juan Revi dkk untuk memperbesar skor. Miro bahkan terus memasukkan amunisi baru untuk meningkatkan daya dobrak. Tactician asal Ceko itu tampaknya belum puas dengan tiga gol yang tercipta. Mantan asisten pelatih Slavia Prague itu memasukkan sang ‘Joker’, Sunarto untuk menambah pundi-pundi gol.
Namun, bukan sang ‘Joker’ yang tampil sebagai pahlawan sore kemarin. Adalah Ahmad Amiruddin yang menjawab kepercayaan pelatih dengan performa gemilang. Pemain kelahiran Bone, 3 Oktober 29 tahun silam itu kembali mencetak gol saat waktu normal menyisakan satu menit saja.
Akselerasinya dari rusuk kiri tak mampu dihentikan Sasa Zecevic yang coba mengawal. Mantan pilar timnas itu kembali berhasil memasuki kotak terlarang dan lantas melepaskan tembakan kaki kiri ke arah tiang jauh. Bola melesat deras tanpa mampu dibaca arahnya oleh Galih Firmansyah. Jadilah kiper Persiwa itu memungut bola untuk kali keempat di pertandingan tersebut. Skor 4-0 bagi Arema tak berubah hingga wasit Ahmad Suparman meniup peluit panjang.
‘’Selamat untuk Arema. Mereka tampil sangat bagus sore ini (kemarin sore, Red.). Sejak awal saya sudah sampaikan ke pemain, Arema sangat berbahaya, apapun keadaannya. Sementara kami, justru berada pada posisi anti klimaks,’’ sebut Suharno, pelatih Persiwa.
Data Fakta:
Stadion : Kanjuruhan, Malang
Cuaca : Cerah/Mendung
Penonton : 24 ribu
PP : Dwi Purwanto (Klaten)
Wasit : Ahmad Suparman (Bandung)
AW1 : Jaka Mulyana (Semarang)
AW2 : Rahman Pontoh (Palu)
Cadangan : Mardi (Purwakarta)
Kartu Kuning : Habel Satya 33’, Sasa Bacevic 70’ (Persiwa)
Pencetak Gol : Bustomi 23’, Ridhuan 35’, Amirudn 76’, 89’ (Arema)
Formasi Pemain :
Arema : Ahmad Kurniawan (pg), Benny Wahyudi, Waluyo, Purwaka, Zulkifli, Hendra Ridwan, Ahmad Bustomi/Juan Revi 68’, Chmelo Roman, Musafri/Amirudin 45’, Ridhuan, Noh Alamshah/Sunarto 79’. Pelatih: Miroslav Janu.
Persiwa : Galih Firmansyah (pg), Sas Bacevic, Fircy Aprianto, Supriadi, Joko Kuspito, Daniel Metwali/Ferdinand Sinaga 32’, Isak Konon, Habel Satya/Fernando Mote 86’, Erick Weeks, Boakay Eddy Foday, Pieter Romaropen/Li Hou Nyuan 66’. Pelatih: Suharno
Statistik Pertandingan
Arema Persiwa
Gol 4 0
Tendangan ke Gawang 3 5
Tendangan Melenceng 3 4
Tendangan Sudut 4 5
Sundulan 2 2
Penyelamatan 3 1
Pelanggaran 15 16
Off Side 2 1
Kartu Kuning 0 2
Penguasaan Bola 55 45
Stadion : Kanjuruhan, Malang
Cuaca : Cerah/Mendung
Penonton : 24 ribu
PP : Dwi Purwanto (Klaten)
Wasit : Ahmad Suparman (Bandung)
AW1 : Jaka Mulyana (Semarang)
AW2 : Rahman Pontoh (Palu)
Cadangan : Mardi (Purwakarta)
Kartu Kuning : Habel Satya 33’, Sasa Bacevic 70’ (Persiwa)
Pencetak Gol : Bustomi 23’, Ridhuan 35’, Amirudn 76’, 89’ (Arema)
Formasi Pemain :
Arema : Ahmad Kurniawan (pg), Benny Wahyudi, Waluyo, Purwaka, Zulkifli, Hendra Ridwan, Ahmad Bustomi/Juan Revi 68’, Chmelo Roman, Musafri/Amirudin 45’, Ridhuan, Noh Alamshah/Sunarto 79’. Pelatih: Miroslav Janu.
Persiwa : Galih Firmansyah (pg), Sas Bacevic, Fircy Aprianto, Supriadi, Joko Kuspito, Daniel Metwali/Ferdinand Sinaga 32’, Isak Konon, Habel Satya/Fernando Mote 86’, Erick Weeks, Boakay Eddy Foday, Pieter Romaropen/Li Hou Nyuan 66’. Pelatih: Suharno
Statistik Pertandingan
Arema Persiwa
Gol 4 0
Tendangan ke Gawang 3 5
Tendangan Melenceng 3 4
Tendangan Sudut 4 5
Sundulan 2 2
Penyelamatan 3 1
Pelanggaran 15 16
Off Side 2 1
Kartu Kuning 0 2
Penguasaan Bola 55 45