
Bentrok menghadapi Persiba Balikpapan Rabu (19/1) mendatang bakal menghadirkan nuansa sarat emosi bagi T.A Musafri. Bagaimana tidak, penggawa Singo Edan bernomor punggung 29 itu merupakan eks pilar Beruang Madu (julukan Periba) dua musim lalu. Masih membekas memori manis kala membela tim kebanggaan warga kota minyak di benak penyerang berusia 28 tahun itu.
Namun itu bukan halangan bagi Musafri untuk bertekad mengalahkan bekas klubnya. Sebagai pemain professional, dia paham tuntutan untuk memberikan yang terbaik bagi tim yang dibelanya. Sebagai pilar Arema musim ini, dia ingin menampilkan permainan terbaik demi kejayaan klub berlogo kepala singa.
Bagi mantan pemain Persija Jakarta itu, yang dipikirkannya saat ini adalah mengantar timnya meraih kemenangan, tak peduli bermain di manapun. “Yang pasti, kita mau cari poin untuk terus mengejar posisi puncak klasemen. Kita harus kejar pimpinan klasemen dan perlebar jarak dengan tim lain. Jadi siapapun lawannya, saya harus antar Arema meraih kemenangan dulu,” ungkap suami Anita itu kepada Malang Post.
Menjadi pujaan publik Balikpapan sejak musim 2005 hingga 2008, membuat eks pilar PSS Sleman itu menaruh respek kepada bekas klubnya. “Saat di sana, saya merasakan atmosfer luar biasa. Tapi sekarang saya 100 persen berjuang untuk Arema. Tidak mungkin saya akan bermain setengah hati,” tutur pemain yang mengawali karier professional di Persiba Bantul pada 2002 silam.
Ditanya soal keinginan mencetak gol, Musafri tak mengelak. Menurutnya, sudah kewajiban seorang pemain berposisi striker untuk bisa membobol jala gawang lawan. Namun, buru-buru ayah dari Kayla dan Gianina ini menyatakan bahwa tak akan melakukan selebrasi berlebihan andai mampu menjebol gawang Persiba nanti. “Kalau saya diturunkan dan ada kesempatan mencetak gol, kenapa tidak. Paling tidak selebrasi juga sederhana saja, tidak berlebihan. Yang pasti melawan mantan klub memang membawa gengsi tersendiri,” terang mantan andalan Persiter Ternate ini.
Disinggung menanggapi permainan Persiba saat ini, Musafri memuji Persiba sebagai tim yang solid. “Persiba sekarang tim yang bagus. Mereka memiliki barisan striker bagus. Pemain muda mereka juga tak kalah. Meski posisi mereka di klasemen kurang baik, tapi tetap harus diwaspadai,” selorohnya.


