
Setelah gagal memetik poin di kandang Persija Jakarta, Singo Edan Arema berhasil mencuri satu poin dari tuan rumah PSPS Pekanbaru di stadion Sport Center Kuantan Singingi (Kuansing), kemarin sore. Arema mampu menahan PSPS imbang 1-1 dalam pertandingan lanjutan kompetisi Indonesia Super League 2010/2011 ini.
PSPS unggul lebih dulu lewat gol April Hadi menit 31, dan berhasil disamakan oleh Esteban Gullien pada menit 36 melalui tendangan bebas kaki kanannya. Secara umum, hasil imbang ini cukup pantas bagi kedua tim yang sama-sama tampil menyerang, dan masing-masing memiliki peluang bagus.
Peluang pertama dimiliki Arema lewat crossing Roman saat pertandingan berjalan 5 menit, namun belum bisa diterima Noh ‘Along’ Alamshah dengan baik. Disusul dua menit kemudian, sundulan Fakhrudin yang kemarin diplot sebagai striker sayap kiri, juga dari crossing Roman hanya membentur mistar gawang.
Giliran PSPS menyerang dan membuka peluang pada menit 11 melalui tendangan Isnaini yang menyambut umpan dari Dzumafo Herman, namun bola masih melenceng. Disusul satu peluang emas dimiliki Along pada menit 13, saat menerima umpan dari Leonard Tupamahu setelah meneruskan tendangan bebas Esteban. Sayang, sundulan Along yang sudah berdiri bebas itu masih belum terarah.
Memasuki menit 20, PSPS lebih meningkatkan serangannya, dan terus menekan pertahanan Arema yang tak lagi diperkuat Pierre Njanka. Melalui bola lambung dari lini tengah yang langsung menusuk ke jantung pertahanan PSPS, Isnaini berhasil menyerobot bola dari Leo yag berusaha kontrak bola atas itu.
Sekali kontrol, Isnaini dari sudut sempit menendang bola dengan keras, dan masih bisa diblok oleh kiper Kurnia Meiga. Namun saat bola mental, April Hadi muncul dan menyabar bola itu, sehingga merubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan tim berjuluk Askar Bertuah ini.
Tidak lama berselang, tepatnya menit 35, pemain belakang PSPS, Edi Sibung melakukan pelanggaran terhadap Chmelo Roman di luar kotak penalti disebelah kanan pertahanan PSPS. Posisi ini cukup ideal bagi Esteban Gullien, yang dengan tendangan kaki kanannya berhasil memperdaya kiper, 1-1.
PSPS bangkit, dan terus menekan hingga jelang babak pertama usai. Memasuki masa injury time, tepatnya menit 45 plus 1, Isnaini kembali mengancam gawang Arema. Beruntungan tendangan keras striker PSPS itu masih diblok oleh Meiga yang kemarin tampil cukup gemilang.
Ditambah menit 45 plus 2, giliran April Hadi melalui tandukannya juga membuka peluang bagus untuk PSPS. Namun lagi-lagi kandas di tangan Meiga yang berdiri di posisi yang tepat. Kedudukan imbang 1-1 ini bertahan hingga wasit Jimmy Napitupulu meniup peluit panjang tanda babak pertama usai.
Dilanjutkan babak kedua, kedua tim masih tetap jual beli serangan, meski intensitasnya tak seperti babak pertama. Kali ini tuan rumah lebih banyak memiliki peluang, dengan memanfaatkan kondisi tim Arema yang tampaknya sudah kelelahan. Menit 48, Isnaini kembali cetak peluang lewat sundulannya, tapi masih bisa ditepis Meiga.
Berikutnya menit 56, Dzumafo yang mendapat peluang saat terjadi kemelut di depan gawang Arema. Beruntung tendangan striker PSPS asal Kamerun ini masih terlalu lemah dan bola pas dalam dekapan Meiga. Begitu pun peluang gelandang asing PSPS, Patrice Nzekou menit 73 masih melenceng.
Satu peluang bagus dimiliki Arema lewat sundulan Leo memanfaatkan tendangan bebas Roman, namun masih belum mengarah ke gawang. Kedudukan imbang 1-1 akhirnya bertahan hingga pertandingan usai. Pelatih Arema, Miroslav Janu pun mengaku satu poin ini sudah cukup.
’’Kita dari Jakarta datang dengan perjalanan jauh, kita tidak ada recovery, dan sore ini kita tidak kalah itu sudah bagus, satu poin sudah cukup. Kita tidak bisa banyak melakukan pergantian pemain, kita tidak banyak pilihan, tiga pemain seleksi timnas, Ridhuan absen dan Njanka pergi,’’ ungkap Miro usai pertandingan.
’’Satu poin sudah cukup dengan kondisi tim Arema yang susah ini, apalagi kita menghadapi tim yang bagus, dan bermain di luar kandang. Babak pertama kita main bagus, lalu babak kedua, pemain kelihatan cepak, mau apa lagi, kita kemarin 12 jam perjalanan, jadwal tidak sportif untuk Arema,’’ sambung pelatih asal Republik Ceko ini.


