Sabtu, 12 Februari 2011

Lawan Dingin



Bukan hanya masalah administrasi dan finansial saja yang harus dipersiapkan kubu Arema jelang lawatan ke markas Cerezo Osaka awal Maret depan. Awak tim berlogo kepala singa harus bersiap menghadapi cuaca dingin kota yang terletak di tepi teluk Pulau Honshu itu.
Suhu udara Osaka yang mencapai 3-10 derajat celcius dipastikan bakal menyulitkan Noh Alam Shah dkk untuk beradaptasi. Kota yang berada di wilayah Kansai itu jauh lebih dingin dibanding kota tersejuk di Indonesia sekalipun. Untuk meredam perlawanan tuan rumah, Chmelo Roman dkk terlebih dulu harus mengatasi bekunya hawa setempat. Apalagi jika laga digelar pada malam hari, tidak mustahil suhu sangat ekstrim lantaran bisa mencapai -1 derajat. 

Kini manajemen tengah dipusingkan urusan memenuhi kebutuhan perlengkapan tim berlaga di cuaca ekstrem. Setidaknya, rombongan skuad memerlukan berbagai piranti sandang yang khusus dipakai untuk menahan hawa dingin. 

‘’Secara materi skuad kita siap. Tapi masih harus memenuhi perlengkapan kebutuhan cuaca dingin Osaka yang mencapai 10 derajat celcius dan terendah bisa sampai 3 derajat,’’ ungkap media officer Arema, Sudarmadji.

Pasalnya, Arema tidak mendapat pasokan perlengkapan yang dibutuhkan dari pihak Lotto selaku apparel resmi klub. Lotto hanya menyediakan perlengkapan kebutuhan seperti yang selama ini digunakan tim saat mengarungi Liga Super. Tak ada perlengkapan tambahan yang disiapkan menyiasati bakal berkiprahnya Singo Edan di negara dingin macam Jepang. 

Untuk itu, pihak manajemen tak menutup kemungkinan bakal menjalin kerjasama dengan pihak lain. Manajemen Arema berniat menggandeng apparel atau produsen yang bersedia menyiapkan kebutuhan perlengkapan tim saat berlaga di luar negeri. Namun, bukan berarti lantas menggantikan Lotto sebagai apparel resmi. 

‘’Kita tidak dapat (perlengkapan cuaca dingin) dari apparel resmi kita (Lotto). Jadi kita akan jalin kerja sama dengan pihak lain,’’ imbuh Darmadji.
Komunikasi intens pun dilakukan pihak manajemen dengan sejumlah pihak yang berpotensi menjadi partner. Harapannya, segera diperoleh titik temu sehingga persiapan menuju Osaka benar-benar mulus. Kabarnya, sudah ada salah satu pihak yang menyatakan kesanggupannya. 

‘’Mereka bersedia menyiapkan kebutuhan perlengkapan tersebut. Jadi kita komunikasikan terus,’’ beber pria yang juga dikenal sebagai dosen itu kepada.

Sementara itu dari prakiraan cuaca yang dilansir The Weather Channel, ketika Arema berada di Osaka, yakni mulai 27 Februari hingga 3 Maret, suhu tertinggi antara 9-11 derajat. Terendah pada kisaran 2-3 derajat. Cuaca diprediksikan hujan. 

Belum lagi kalau pertandingan yang bakal dilangsungkan di Kincho Stadium dan digelar malam hari, suhu bisa mencapai -1 derajat. Jelas Arema bakal menghadapi laga yang tidak ringan.